07 Januari 2011

Saatnya Berkata Jujur tentang Para Pejabat ....

Listrik PLN mati saat lagi saving, dan file kerjaan pun rusak. Nah, klo kayak gini, apakah PLN mau mengganti rugi kerjaan yang udah aku kerjakan selama seharian? Tentu tidak. PLN hanya mau dibayar atas layanannya dan tidak mau bertanggung jawab jika pelayanannya justru merugikan. Perilaku busuk inilah yang menginsiprasi para pejabat kita untuk tidak bertanggung jawab terhadap jabatannya, cuman jadi lintah darat.


Hal ini terbukti dengan munculnya berita tentang seorang menteri yang seharusnya bertanggung jawab terhadap perekonomian Indonesia tapi malah justru angkat tangan ketika harus mengatasi kenaikan harga cabe. Dan kenyataannya memang semudah itu menghamburkan uang negara untuk gaji dan fasilitas mewah, dan semudah itu pulalah lari dari tanggung jawab. Sialnya lagi, banyak para pejabat kita tidak cuma lari dari tanggung jawab, tapi juga melakukan perampokan terhadap uang negara secara sistematis.

Lihatlah program-program kegiatan pemerintah yang tidak efektif untuk membangun negara. Kenapa program-program itu tidak efektif? Karena program-program itu tidak disusun untuk membangun negara melainkan untuk bisa membelanjakan uang negara dimana sebagian bisa masuk ke kantong pribadi para pejabat. Lihatlah kasus-kasus korupsi yang terjadi, semua berhulu pada kesepakatan antara pejabat dan pengusaha. Jadi, program pemerintah disusun agar pengusaha bisa menjual barang/jasa dan pejabat dapet fee, bukan disusun agar terjadi pembangunan di negeri ini ...

Itu baru konspirasi sistematis perampokan uang negara dengan kedok pembangunan. Belum perampokan yang dilakukan dengan sistematika politik oleh para politisi ...

Udah ah, engga usah dilanjutin lagi ... bisa-bisa pembaca Blog Titen angkat senjata ....   

2 komentar:

Akhmad St mengatakan...

Mangtabss juragans!

Alifadian Yuhaniz mengatakan...

Tengkyu bro!

Ada kesalahan di dalam gadget ini