14 Agustus 2010

My Enemy is Myself: Puncak Proses Belajar Manusia?

Jika kita bisa memahami Synchronicity-nya Carl Gustav Jung dari sudut pandang Fisika Quantum, kita akan menyadari bahwa perjalanan sang waktu diawali dan diakhiri pada “titik” yang sama. Sebagaimana ajaran agama yang mengajarkan surga sebagai tempat awal perjalanan umat manusia (Adam dan Hawa) sekaligus menjadi tempat akhir manusia setelah kiamat nanti. Tapi, memahami kedua ilmu tersebut dapat membuat kita melakukan kegiatan yang lebih berdosa daripada kegiatan syirik. Kalo syirik cuman menyembah selain Tuhan, sedang pemahaman ilmu ini membuat kita tidak ingin menyembah siapa-siapa karena kita sendirilah yang ingin menjadi Tuhan! Pada kondisi seperti inilah kita baru menyadari bahwa musuh kita bukanlah teroris, Bani Israel, kaum Kapitalist, kemiskinan, penindasan  dan bukan pula setan. Musuh kita adalah diri kita sendiri.

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini