22 Juli 2010

NEOLIBERALISME, KENAIKAN TDL dan SITUASION ROOM (OCC) BINA GRAHA: TITEN’S CONFESSION

Sudah bukan rahasia lagi jika para pelaku bisnis global menginginkan sumber-sumber energy yang menguasai hajat hidup manusia tidak dikuasai oleh Negara, melainkan dijadikan sebagai komoditas dagang yang menguntungkan. Makanya, jangan heran jika subsidi berbagai sumber energy harus dicabut di pemerintahan manapun.  Sehingga pengelolaan energy dapat dikendalikan sepenuhnya oleh swasta.

Cobalah untu membuat penghitungan singkat biaya operasional, maintenance dan investasi genset 500 KVA yang dijual kepada penduduk. Jangan heran kalo harga jual ke penduduk dengan tarif dari PLN bisa sangat kompetitif. Inilah yang diharapkan oleh pelaku bisnis global.

Mengingat kita udah engga lagi hidup di jaman Majapahit,  maka energy listrik adalah energy yang menguasai hajat hidup kita. Dan sepertinya, swasta perlahan-lahan dapat menguasai energy listrik ini.

Menguasai sumber hajat hidup adalah kekuasaan yang sesungguhnya, bukan presiden maupun raja. Presiden dan Raja tidak bisa secara langsung mendikte kita. Tapi orang-orang yang menguasai hajat hidup akan dengan mudah mengatur keseharian kita. Tidak mudah melawan apa yang menjadi kehendak para pelaku bisnis global, perencanaan mereka mendekati sempurna sehingga resistance is futile (jadi inget film Star Trek neh). Engga perlu susah-susah melawan kesempurnaan rencana strategi mereka karena sebuah rencana strategy sempurna akan dikalahkan oleh rencana strategy itu sendiri (a Heisenberg Uncertainty, welcome to quantum world!).

Kita perlu membangun kekuatan tawar. Jaman akan berubah dan kita tidak tahu apakah kaum pebisnis global akan menang atau kalah. Jika menang, mungkin kita akan kecipratan, tapi kalo kalah maka kita kita juga lebur. Adanya kekuatan tawar memungkinkan kita bisa bertahan jika mereka kalah, dan tetap kecipratan klo mereka menang. (Licikkah?)

Jaman akan segera berubah, era Mesias akan segera berakhir sesuai dengan system penanggalan suku Maya yaitu tahun 2012. Sistem penanggalan suku Maya berdasakan siklus konstelasi bintang-bintang di angkasa, berbeda dengan system penganggalan Masehi dan Komariah yang menggunakan siklus matahari dan bulan. Siklus bulan menyebabkan adanya siklus pasang surut air laut, siklus matahari menimbulkan perubahan musim. Lalu, siklus konstelasi bintang menyebabkan apa? Mungkin hanya suku Maya yang mengetahuinya.  
Yang pasti, saat ini kita tengah merasakan struktur geografis bumi mengalami pergeseran, seperti yang diumumkan oleh MUI bahwa arah kiblat udah berubah. Penggalian berbagai mineral bumi udah menggeser titik pusat berat planet bumi, dan pergeseran ini otomatis akan mengubah poros putaran planet bumi seperti yang dapat dipelajari dalam mekanisme putaran giroskop (ini ilmunya insinyur mesin yang diterapkan pada ilmu astronomi … hehehe). Berbagai pergeseran ini akan mengubah berbagai siklus di muka bumi. Dan tak ayal lagi, struktur social masyarakat pun bisa berubah, tak ada jaminan kaum pebinis global akan dapat menguasai keadaan.

Yang bisa kita lakukan adalah membangun kekuatan tawar yang fair dengan kekuatan bisnis global.  Cara termudah adalah dengan mulai meniru apa yang dilakukan oleh kaum pebisnis global. Observatory Command Center (OCC) yang dibahas dalam Blog Titen ini, dan telah terwujud menjadi Situasion Room di Bina Graha, adalah satu cara kerja kaum bisnis global dalam menguasai hajat hidup orang banyak. OCC diusulkan disini dengan tujuan agar pemerintahan kita bisa mengetahui dan memahami bagaimana kaum bisnis global ini bekerja. Dan seperti yang diajarkan oleh para filsuf yang mengatakan “Knowing yourself and your enemy, you’ll win the war”.

Seperti yang sudah diperhitungkan sebelumnya, kaum pebisnis global takkan melepaskan kesempatan untuk menguasai OCC Bina Graha. Jadi jangan heran jika OCC Bina Graha dipegang oleh “Mafia Barkeley” dan justru itu yang aku harapkan. Kaum pebisnis global sudah sangat ahli menggunakan piranti ini, aku berharap ada sebagaian nasionalis yang belajar dari para pebisnis global dalam menggunakan piranti OCC Bina Graha. Sehingga jika situasi kaum pebisnis global terpuruk maka para nasionalis kita dapat mengatasi keadaan.
Dengan demikian, kita bisa membangun kekuatan tawar yang fair dengan mereka. ( wuih, kayak aku ini pakar strategy ajah … maklum barusan memenangkan game ROME: TOTAL WAR dan mendapat julukan (trait)  sebagai Unbeatable Strategic Commander, padahal bukan karena aku selalu menang dalam setiap pertempuran pada kondisi apapun, melainkan hanya memilih untuk terjun dimana  aku bisa menang dan pergi dimana aku akan kalah).

After all, OCC bukanlah perencanaan yang berorientasi pada hasil melainkan sebuah usaha untuk menciptakan peluang. Peluang yang besar tentunya.

Namun jika hendak menyusun strategy yang mengarah pada hasil, bangunlah kekuatan dalam bidang yang belum banyak tersentuh oleh bisnis global, yaitu pertanian dan perikanan.

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini