01 Mei 2010

"Ledakan" di Duren Sawit dan Malang

Kalo meteor seukuran 10 cm menimpa rumah, efeknya cuma lubang kecil di plafon kaya gini (meteornya adalah batu hitam pada inzet):


Sumber: http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod/ap030506.html
Credit & Copyright: Ivan and Colby Navarro

Sedangkan meteor sebesar bola bowling yang menghantam mobil di Peekskill New York pada 9 Oktober 1992, dampaknya kayak gini ....



Nah kalo kerusakannya sampe kayak gini, seperti di Duren Sawit, kira-kira segedhe apa meteornya ya? Segedhe kelapa-kah?


Nah ini muncul lagi di Malang ....


Jika tidak ada meteor, tidak ada kebocoran gas..... kita perlu mengkaji kemungkinan lain selain meteor.

Masalahnya adalah, jika kedua fenomena ledakan ini adalah fenomena geologis maka seluruh masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa harus segera melaksanakan TAUBAT agar terhindar dari kengerian.


Update 11 Mei 2011

Sehubungan dengan adanya berita meledaknya sebuah makam akibat aktivitas geologis seperti yang diberitakan oleh Kompas, maka artikel ini aku masukkan dalam label Dongeng Lumpur dan Gempa.
Berikut kutipan berita dari Kompas:

Keluar Asap Putih dan Bau Wangi
Makam Mbah Dukun Meledak
Selasa, 11 Mei 2010 | 09:33 WIB


KOMPAS.com — Puluhan warga Desa Sanggrahan, Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, hingga Senin (10/5/2010) masih mendatangi makam Mbah Rosiah. Pasalnya, makam perempuan tua yang dikenal sebagai dukun kondang itu meledak, pada Rabu (5/5/2010).
.....................
Sekitar satu jam kemudian, Ngadiron mendengar ledakan yang menggelegar seperti suara bom. Setelah dicari, ternyata sumber ledakan berasal dari makam Mbah Rosiah.
....................
Polisi sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP, pihaknya tidak menemukan kejanggalan, seperti ada bahan peledak yang sengaja dipasang di lokasi.

“Dugaan sementara ya itu (karena uap panas dalam tanah),” papar Suryadi.

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini