01 Mei 2010

Studi Kasus Century by Blog Titen: Tolak Bailout tapi kok Engga Dukung Pencopotan Boediono dan Sri Mulyani?

Pertanyaan yang disampaikan seperti di judul di atas tiba-tiba nongol tanpa pringisi alias permisi. Sebagai penerima pertanyaan, aku hanya tersenyum mengangguk-anggukan kepala, bagai Suhu A Shiong yang tengah mendengarkan protes dari murid di perguruannya ... hehehe .....

Kalo dirunut, emang atikel awal Blog Titen tentang bailout century sepertinya menunjukkan bahwa Mbol Dhe Sri dan Pak Dhe Boed pantas di copot. Tapi di pertengahan, dengan jelas menolak pencopotan kedua pejabat ini. Kenapa?

Jawabannya ada di artikel Studi Kasus Bank Century: Bom Lebih Besar dapat Tercipta. Dalam artikel ini memang tidak jelas menyebutkan seperti apa Bom yang lebih besar yang dimaksud, karena emang belum "terlihat bomnya". Kini "bom" itu telah terlihat, lihatlah terbongkarnya kasus Gayus Tambunan, dan kemudian berlanjut pada Paulus sang mantan Bos Ramayana dimana kembali terhubung dengan Mbok Dhe Sri Mulyani. Dan mari kita tunggu kasus-kasus berikutnya.

Nah, akan sangat kecil kemungkinan kasus Paulus ini terungkap jika Pak Dhe Boediono dan Mbok Dhe Sri Mulyani di copot sejak awal dimana Pak Dhe Susno bakal dikategorikan sekomplot dengan Pak Dhe Boediono dan Mbok Dhe Sri, nyanyian Pak Dhe Susno bakal engga semerdu seperti sekarang.

Jadi, mari kita dukung PakDhe Boediono dan Mbok Dhe Sri untuk mempertahankan jabatannya, karena mereka bedua adalah 'umpan yang gurih, renyah ... ' Jadikanlah mereka sebagai tumbal Kutukan Terakhir Pembangunan Indonesia.

Ingatlah pepatah, "Jika engkau menginginkan telur lebih banyak, jangan bunuh ayamnya." Huahahahahahaha ...................

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini