28 April 2010

Mimpi, Gempa dan Lapindo: Kian Terbukti Nyata

Baru tanggal 25 April kemarin aku menuliskan : Studi Kasus Lapindo: Gempa Jawa dan Lumpur Lapindo yang berisikan tentang munculnya semburan baru di Porong Sidoarjo setelah kunjungan presiden SBY pada  akhir Maret 2010.  Hal ini membuatku menggali kembali rasa penasaran akan hubungan semburan lumpur Lapindo dengan gempa di Pulau Jawa.

Lebih lanjut, aku juga menuliskan bahwa  pada tahun 2009 lalu, jaraknya relatif dekat dimana semburan lumpur membesar dan gempa Tasikmalaya terjadi pada bulan yang sama, yaitu September. Untuk tahun 2010 ini, gempa-gempa dangkal yang relatif kecil terjadi pada bulan Februari sedang semburan lumpurnya baru terjadi pada bulan April. Hingga kini (tanggal 25 April 2010), belum tercatat gempa dengan skala besar yang terjadi mengikuti kemuculan semburan baru ini.

Dan ternyata, tanggal 28 April 2010 ini, gempa itu benar-benar terjadi di Tasikmalaya pukul 2 dini hari (Kompas) ... Mungkin penelitian tentang Gempa Bumi di Pulau Jawa memang sudah saatnya ditingkatkan ke level yang lebih tinggi, yaitu penelitian dengan metode Quantum.

Memang, tidak mudah mempelajari ilmu Quantum, bahkan aku sendiri pernah bertanya pada diri sendiri "Apakah aku masih waras?". Artikel mimpi gempa yang pernah ku tulis, bukanlah sebuah mimpi yang datang dengan tiba-tiba, melainkan sebuah proses quantum yang mungkin akan dianggap sebagai proses yang gila. Mirip dengan proses pertemuanku dengan Nyai Roro Kidul, hahaha.....

Pulau Jawa adalah pulau yang mendapatkan banyak berkat/barokah dari sang Maha Pencipta. Jadi tak heran jika pulau kecil ini begitu padat penduduknya karena banyaknya berkah yang berserak di pulau ini. Bahkan angkatan perang sekutu habis-habisan mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Jepang di Laut Jawa. Namun sayang, begitu melimpah berkah itu hingga membuat kita lupa diri dalam keserakahan.

Mimpi gempa yang ku alami mungkin adalah peringatan bagi penduduk Jawa agar kembali pada ajaran keluhuran budi warisan para leluhur. Mungkin aku emang udah gila, tapi yang pasti aku bukan nabi atau orang suci. Aku hanyalah orang biasa yang narsis dan sok tahu ... tapi pendiam dan bersahaja (halah... narsis lagi).


Well, setidaknya jika mimpi gempa itu adalah peringatan bagi Orang Jawa, aku sudah mempublikasikannya melalui blog ini. Jadi jika mimpi itu adalah amanat dari Yang Maha Kuasa, maka lunas sudah amanat itu ...

(Catatan: Untuk gempa Tasikmalaya yang terjadi tanggal 10 Januari 2010, tidak ada tanda-tanda peningkatan aktivitas lumpur Lapindo, namun terjadi semburan lumpur gas pada 26 Desember 2009 pada tiga sumur bor Lengowangi II milik Joint Operating Body (JOB) Pertamina Petrocina di Desa Sekarkurung, Kebomas, Gresik )

Update 30 April 2010
Ternyata fenomena suara gemuruh bawah tanah pasca Gempa Jogja juga terjadi di Sumedang, Jawa Barat. Padahal semula hanya terjadi di Imogiri Yogyakarta.  Seakan-akan emang ada aktivitas bawah tanah yang bergerak ke arah barat.
Masih ditambah lagi dengan fenomena meledaknya sebuah rumah yang diduga kejatuhan benda dari luar angkasa. Semoga bener-bener ada benda luar angkasa yang jatuh. Sebab, jika ledakan itu adalah hasil aktivitas geologis, maka ledakan ini adalah early warning yang mengerikan.




0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini