23 Januari 2010

BUKU PRIBADI: PARADOKS ANATOMI DAMPAK SISTEMIK


Dongeng tentang ketidakpastian sebagai ungkapan ketidakmampuan kita dalam memahami perkembangan jaman dengan cara yang benar, karena jaman sekarang sudah terlalu kompleks untuk dipahami dengan metode ilmiah biasa.

- Marketing - Hukum - Militer - Bencana -

Karya: Alifadian Yuhaniz
Ukuran: 105 x 140mm
Tebal: 74 halaman


Kata Pengantar
Akhir-akhir ini, banyak orang menilai segala sesuatu berdasarkan arus utama (mainstream). Padahal penilaian ini tak ubahnya seperti mengamati aliran sungai di bagian hilir tanpa memahami kondisi di hulu sungai. Untuk menjelaskan hulu dan hilir ini, maka buku ini diawali dengan kisah kegagalan Boeing dalam mengembangkan teknologi Anti-gravitasi.

Setidaknya ada dua hal yang menyebabkan kita salah dalam melakukan analisis pengamatan, pertama adalah penempatan persepsi faktor eksternal yang tidak pada tempatnya. Hal ini diceritakan dalam kisah gempa di Jogja, pembunuhan orang tak bersalah di Wheeler Avenue oleh polisi dan kisah Blue Team dalam latihan perang Millenium Challenge.

Kesalahan kedua adalah penanganan yang kurang tepat. Kisah persaingan antara Pepsi vs Coke adalah contoh yang bagus, juga kisah tentang perilaku polisi usai menyelesaikan tugas yang justru memancing kerusuhan.

Untuk menghindari kedua hal di atas, maka diperlukan dua jenis proses. Proses pertama adalah proses pembangunan persepsi. Kerja para intelejen Inggris di masa Perang Dunia II menjadi contoh menarik tentang bagaimana mereka membangun persepi terhadap pasukan Jerman. Juga kisah perusahaan finansial dari Australia, Credit Farm, yang berhasil membangun persepsi dalam menentukan konsumen potensialnya.

Proses kedua adalah proses penanganan yang tepat. Penanganan krisis tidak seperti menjawab soal matematika maupun fisika. Penanganan krisis adalah proses yang flksibel dan adaptif dalam satu mainstream. Kisah pemadam kebakaran yang tiak terkecoh oleh api di dapur menjadi salah satu contoh yang menarik.

Bagian akhir buku ini ditutup dengan gambaran pelatihan bagi orang-orang yang dipersiapkan untuk menghadapi situasi krisis. Tahukah Anda, apa parameter keberhasilan pelatihan ini? Jumlah denyut jantung permenit!

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini