03 Desember 2009

Teori Ekonomi: Alat atau Peraturan?

Kenapa Indonesia sering menjadi negara terdepan yang mengalami dampak terparah akibat krisis Gobal?

Dalam menghadapi krisis 2008, ada berbagai macam jurus yang yang dimainkan oleh berbagai negara. Wajarnya gelombang pelemahan berbagai mata uang terhadap Dolar Amerika dihadapi dengan jurus menaikkan suku bunga untuk mengerem peredaran uang lokal. Namun kenyataannya tidak sedikit negara-negara lain yang menggunakan jurus penurunan suku bunga, terutama negara maju. Ada apa dengan prinsip dasar ilmu ekonomi kita?

Setelah ditelusur, ternyata alasan negara-negara maju yang justru memperlemah mata uangnya adalah agar harga produk ekspornya lebih kompetitif. Diperlukan data statistic yang sangat akurat untuk mendukung keputusan cerdas ini. Apakah data yang akurat seperti yang dimiliki negara maju sudah dimiliki oleh Indonesia?

Ada banyak kebijakan yang bisa diambil oleh pemerintah dalam menghadapi krisis global. Kebijakan yang baik adalah menahan dampak negative krisis global, namun kebijakan yang memanfaatkan krisis global untuk membuat perekonomian negara lebih baik adalah kebijakan yang tidak cuma baik, tapi juga cerdas.

Kebijakan yang cerdas adalah kebijakan yang tidak mematuhi prinsip-prinsip dasar ekonomi namun bisa memanfaatkan prinsip-prinsip dasar ekonomi tersebut untuk kebaikan bangsa dan negaranya.

Update:
- Sistem Bantuan yang Salah Kaprah Menuju Kehancuran Hasil Pembangunan?
- Lebih Parahkan?
- Misteri Dampak Sistemik
- Misteri Dampak Sistemik terpecahkan?
- Kebijakan Ekonomi Makro: terjebakkah kita?
- Teori Ekonomi: Alat ataukah Peraturan?
- Perjalanan Penganganan Krisis Global haruslah Terintegrasi
- Sistematika Dampak sistemik

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini