13 Oktober 2009

Ulah Manusia dan Mekanisme Bencana

"Scientific research is based on the idea that everything that takes place is determined by laws of nature, and therefore this holds for the action of people. For this reason, a research scientist will hardly be inclined to believe that events could be influenced by a prayer, i.e. by a wish addressed to a Supernatural Being."
- Albert Einstein - 

Laporan Neal Adams Service yang ditujukan kepada PT. MEDCO P&E Indonesia menunjukkan bahwa gejala akan terjadinya underground blow out (UGBO) sudah terlihat sejak awal pengeboran, tapi kenapa gejala ini tidak membuat pengeboran dihentikan?

Sangat tidak mungkin bahwa gejala tersebut tidak terlihat karena laporan harian (daily report) pengeboran jelas-jelas menuliskan adanya bubble sejak 26 Maret 2006.

Apakah tenaga ahli pengeboran tidak tahu bahwa bubble itu adalah tanda akan terjadinya UGBO?

Apakah unsur kepemilikan perusahaan menjadi latar belakang diabaikannya beberapa petunjuk penting?

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa telah terjadi penilaian yang tidak objektif selama masa pengeboran sehingga terjadilah bencana.

Suatu penilaian akan menjadi tidak objective jika kesadaran observer terkungkung dalam nafsu keinginan yang kuat. Bahkan nafsu keinginan untuk berbuat baik pun bisa membuat penilaian menjadi tidak objective.

Itulah sebabnya kita diajarkan untuk berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan suatu usaha. Doa ini membuka kesadaran kita bahwa hasil usaha kita ditentukan oleh Tuhan.

Dengan meyerahkan seluruh hasil kepada Tuhan, maka kita akan lebih objective dalam melaksanakan usaha karena kesadaran kita tidak akan dikejar-kejar oleh berbagai keinginan dan godaan.

Mungkin Tuhan memberiku mimpi tentang gempa untuk memberikan pelajaran tentang doa.

Jadi, sudahkan kita berdoa hari ini?

Jumlah Pembaca:
Webcopy Writers
Webcopy Writers

2 komentar:

Ali Lanthoq mengatakan...

Salam Kenal mas..postingnya apik..sedikit tapi langsung nancap.. emang betul mas..terkadang kebanyakan manusia (termasuk saya) sering lupa dan bahkan mengabaikan artinya "doa".. terimaksih telah mengingatkan..semoga posting ini menjadi bahan pemikiran yang mendalam bagi mereka-mereka yang serakah.

Alifadian Yuhaniz mengatakan...

Terimakasih atas comment-nya, senang rasanya bisa memberi manfaat positif bagi sesama.

Ada kesalahan di dalam gadget ini