25 Oktober 2009

Pendidikan Nasional: Mengutamakan Nilai daripada Proses Belajar?

Dalam acara pemberian penghargaan The Best Ideas and Innovation Award, Kusmayanta Kardiman mengutip ‘metode’ inovasi Ki Hajar Dewantara yaitu: Niteni, Nirokake lan Nambahake (mengidentifikasi, menirukan dan menambahkan). Ketiga langkah tersebut merupakan penyederhanaan yang sangat membantu guru dalam mengajarkan inovasi pada anak didiknya.

Setelah dewasa, aku baru menyadari bahwa Kepala Sekolah SD N Kertek I (di sebuah desa di kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah) juga menggunakan metode yang sama. Pak Kepala Sekolah ini mengajarkan Kesenian Tradisional Jawa. Pada era 80-an, unsur tradisional dipandang secara sinis sebagai keterbelakangan dan kebodohan.

Disamping tiga langkah Ki Hajar Dewantara, Pak Kepala Sekolah juga menambahkan CINTA. Aku ingat betul saat ia berpesan “Untuk bisa mempelajari kesenian Jawa, mulailah dengan mencintainya.”

Entah kenapa, nasehat itu terngiang di kepalaku hingga sekarang. Sejak saat itu, aku pun berusaha mencinta Kebudayaan Jawa, dan sampai sekarang aku masih senang mempelajarinya.

Kelihatannya system pendidikan kita belum mengajarkan bagaimana cara mencintai belajar. Sistem pendidikan kita masih cenderung berorientasi pada nilai yang harus di raih pada test akhir. Setelah nilai diraih, proses belajar pun terhenti.

Jika proses belajar berlangsung terus, maka proses niteni (identifikasi) juga akan berlanjut. Dengan demikian, nirokake (menirukan) akan mejadi lebih mudah. Selanjutnya nambahake (inovasi) akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dan aku ini memang murid yang kurang ajar, aku lupa nama Kepala Sekolah SD-ku! Benar-benar Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.

(Setelah menerima penghargaan dari Kusmayanta Kardiman, tiga metode inovasi Ki Hajar Dewantara selalu terngiang. Dan blog ini diberi nama ‘Titen” yang merupakan kata dasar dari “Niteni”, adalah terinspirasi dari pesan Kusmayanta. Kepada Bapak Kusmayanta, mohon maaf kalo kelak saya lupa nama Bapak, cuman inget pesannya saja, hehehe …..).

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini