07 Oktober 2009

Mimpi Gempa Jawa dan Konfirmasi Final Report Lapindo

Ada dua laporan tentang Lapindo yang kutemukan kemarin. Pertama adalah Laporan dari TriTech Petrolium Consultant Limited yang ditujukan kepada MEDCO Energy International dan kedua dari Neal Adams Service yang ditujukan kepada PT. MENCO P&E Indonesia.

Kedua laporan sama-sama menyebutkan adanya keretakan formasi tanah yang terjadi jauh-jauh hari sebelum semburan 29 Mei 2006. Laporan pertama menyebutkan bahwa keretakan formasi terjadi pada tanggal 29-30 April 2006, sedang laporan kedua menyebutkan pada tangga 30 April terjadi loss. Tapi laporan kedua tidak menunjuk 30 April sebagai titik awal, tapi kemunculan gelembung (bubble) yang muncul 26 Maret 2006 sebagai indikasi awal terjadinya UGBO alias Underground Blow Out. Lebih lanjut laporan kedua juga menyebutkan bahwa bubble tersebut muncul karena terangkat oleh gas yang terjebak dalam lapisan tanah, bukan menyembur seperti layaknya ruang gas bertekanan.

Anehnya, menjelang pasca gempa Tasikmalaya aku bermimpi bahwa gas dan cairan lumpur Lapindo adalah suspensi-nya Pulau Jawa yang kini dikeluarkan oleh Lapindo Brantas Inc. Anehnya, proses keluarnya gas dari dalam tanah kemudian diikuti oleh keretakan (fracture) formasi tanah, sama persis antara mimpiku dengan kedua laporan di atas. Gile ......

Jumlah Pembaca:

Article Writing
Article Writing

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Mimpi dipercaya ? Huh... kelaut aja dah...

Alifadian Yuhaniz mengatakan...

Terima kasih komentarnya.
Saya percaya bahwa Tuhan memberikan kemampuan bermimpi kepada manusia bukannya tanpa maksud.
Mimpi ini membuka pemahaman baru bagi saya tentang do'a. ( http://ian-titen.blogspot.com/2009/10/ulah-manusia-dan-mekanisme-bencana.html )
Melalui blog ini, saya ingin berbagi pengalaman tersebut.

Ada kesalahan di dalam gadget ini