17 September 2009

Prambanan dan Gempa Sesar Opak

Setelah mimpi aneh tentang gempa di Pulau Jawa, kini jadi makin aneh! Soalnya mengarah pada aktivasi Sesar Opak yang menjadi cikal bakal gempa di Jogja.

Melihat betapa sensitif Pulau Jawa terhadap aktivitas di atasnya, membuatku pengen tahu tentang bangunan berat di wilayah Sesar Opak. Ternyata ada bangunan masif di sesar ini, yaitu Candi Prambanan. Mungkinkah Candi Prambanan pemicu 'Maha Pralaya' atau 'Ekarnawa' yang membuat pusat kerajaam Mataram berpindah ke Jawa Timur?

Maha Pralaya dan Ekarnawa ditemukan pada prasasti di Jawa Timur yang menceritakan Raja Erlangga. Maha Pralaya diterjemahkan sebagai keadaan kacau balau sedang Ekarnawa menggambarkan bahwa Pulau Jawa menjadi laut. Kondisi ini dikaitkan dengan letusan merapi tahun 1006 M. Sehingga diperkirakan kepindahan kerajaan ke Jawa Timur karena letusan ini. Namun, banyak pihak yang menyangkal, sebab tahun 1006 M, pusat kerajaan sudah berdiri di Jawa Timur ditandai dengan prasasti berangka tahun 928 M.

Karna Ekarnawa juga berarti lautan susu, ini bisa berasosiasi dengan buih laut yang berwarna putih, bisa jadi Ekarnawa adalah benar-benar menggambarkan air laut yang menggenang di wilayah Yogyakarta karena ada penurunan permukaan tanah di bagian selatan Pulau Jawa! Nah trigger penurunan tanah adalah beban berat di atas sesar opak yang berupa Candi Prambanan.

Tekanan di ujung Sesar Opak membuat tanah di selatan Yogyakarta longsor ke Pantai Selatan, menenggelamkan wilayah selatan Pulau Jawa. Longsoran ini terbawa arus laut dan menjadi gundukan di selatan provinsi Jawa Timur.

Kejadian ini bertepatan dengan persiapan Pasukan Raja Wawa, raja terakhir Mataram Hindu, untuk menahan serangan dari Sriwijaya. Pasukan Raja Mataram Hindu ini dipimpin oleh menantu Raja Wawa yaitu Mpu Sendok.

Sehingga, Mpu Sendok dan pasukannya berhasil lolos dari tenggelamnya kerajaan Mataram Hindu, bahkan menuai kemenangan gemilang atas pasukan Sriwijaya. Akhirnya, karena udah engga punya tempat untuk pulang, Mpu Sindok hijrah ke Jawa Timur.

Sementara itu, Putri Dyah Wawa alias istri Mpu Sendok tenggelam di laut selatan dan berkembang menjadi kepercayaan akan Nyi Roro Kidul.

Dah sekian dulu dongengnya ... kapan-kapan dilanjutin lagi, sekarang bobo yu......k.

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini