14 September 2009

Nyambung mimpi gempa

[tentang gas yang merembes]
Ngomong-ngomong soal gempa di Pulau Jawa, mimpiku akan menjadi lebih rasional dibanding kesimpulan ‘ilmuwan bulan’ dalam link tersebut. Aku bermimpi Pulau Jawa adalah sebuah kapal raksasa yang topang oleh suspensi yang sangat besar. Suspensi ini yang selama ini meredam getaran lempeng Samudera Hindia yang terus menerus mendorong Pulau Jawa ke arah utara. Suspensi ini membentang dari timur Pulau Jawa hingga ke barat di dekat Gunung Krakatau.

Sama kayak suspensi mobil, suspensi Pulau Jawa juga memiliki olie. Olie-nya suspensi Pulau Jawa adalah Lumpur Lapindo. Dan yang berfungsi sebagai pegas adalah gas yang terperangkap bersama Lumpur lapindo. Ketika pengeboran lapindo menembus lapisan gas, gas yang selama ini menjadi pegas-nya Pulau Jawa mulai merembes keluar. Rembesannya gas enggak lewat lubang sumur karena lubang sumur tertutup oleh 'pelumas' pengeboran, tapi merember melalui lapisan tanah yang tidah dilapisi casing.

Akibatnya berkurang gaya elastis yang mengimbangi energi potensial lempeng Samodra Hindia sehingga muncullah gempa di Jogja. Gempa jogja membuat suspensi berkontraksi, dimulai dengan menyedot lumpur pengeboran kemudian mendorong bor alias melakukan kick. Karena Lapindo segera menutup sumur dengan lumpur berat, tekanan dari bawah menyebar dalam tanah yang tidak terlindungi casing membentuk jalur-jalur rembesan gas.

Jaringan advokasi tambang melakukan penelitian gaya infotainment menyimpukan bahwa Gempa Jogja menyebabkan keluarnya Lumpur lapindo. Tapi justru mimpiku menunjukkan bahwa pengeboranlah yang memicu Gempa Jogja. Pengeboran itu pula kini membuat system suspensi makin rapuh, hingga makin sering gempa terjadi di Pulau Jawa. Mengingat system suspensi membentang dari timur ke barat, maka tak heran jika gempa bergerak dari sebelah timur menuju ke barat. Mungkin akan sampai di Krakatau.

Nah, klo sudah sampai di krakatau, semburan Lumpur akan sangat berkurang volumenya. Tapi Pulau Jawa praktis tidak punya lagi sistem suspensi. Dorongan lempeng Samodera Hindia akan membuat Pulau Jawa makin miring ke arah selatan, akhirnya ambruk dan tenggelam. Persis kayak ramalan Joyoboyo, wong jowo kelangan jawane alias Orang Jawa kehilangan [Pulau] Jawa-nya!

Tapi itu semua hanya mimpi kali ye…….

[up date: hubungan lumpur lapindo dengan gempa di pulau jawa (sumber USGS dan BMKG)
- 29 Mei : Rekahan Lapindo meluas 1 Km ke barat pusat semburan
- 1 Sept : Semburan Lumpur Lapindo Membesar Kembali
- 2 Sept : gempa selatan Tasikmalaya
- 4 Sept : gempa selat sunda
- 8 Sept : gempa tenggara wonosari
- 9 Sept : gempa 4.1 di 135 km barat daya Tasikmalaya
- 28 Sept : gempa magnitude 4.8 di 125 Km utara Surabaya
- 28 Sept: gempa magnitude 4.8 di 115 km selatan Bandung
- 12 Okt: gempa 5.1 di 236 km barat daya Tasikmalaya
- 16 Okt: gempa selat sunda 6.5 di 187 km barat daya Jakarta
- 20 Okt: gempa 4.7 di 108 km selatan Tasikmalaya
- 24 Okt: gempa 4.7 di 50 km barat daya Sukabumi
........ kayaknya gempa udah mulai jadi angkot yg bolak balik sepanjang pulau jawa ..... ]


Jumlah Pembaca:

WEBCOPY WRITERS
WEBCOPY WRITERS

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini