17 Maret 2009

Cita-cita Suprapto

Atas permintaan Pak Guru, satu-persatu para murid menyebutkan cita-citanya, “Pilot!”, ”Dokter!”, ”Bupati!”, ”Insinyur!”, ... kemudian kelas tertawa riuh manakala salah seorang murid menyebutkan ”Sopir Truck!”

Itu adalah kejadian sewaktu aku duduk di kelas 4 SD. Selepas SD, aku tidak lagi bertemu dengan Suprapto, teman sekelas yang punya cita-cita menjadi Sopir Truck, karna aku melanjutkan sekolah ke SMP di kota.

Baru setelah duduk di kelas 3 SMA, aku bertemu dengan Suprapto. Ia bercerita kalo dirinya tidak melanjutkan sekolahnya ke SMP, melainkan langsung jadi kernet truck. Dan dia juga bercerita kalo dirinya sudah menjadi Sopir Truck.

Mungkin Suprapto lebih banyak belajar dari kehidupan, sehingga meski tidak punya prestasi di sekolah tapi ia menjadi manusia yang lebih realistis. Ia berhasil mewujudkan cita-citanya sementara aku masih harus melanjutkan pendidikan bertahun-tahun lagi.

Kabar terakhir yang kudengar, Suprapto kini telah memiliki sendiri beberapa armada truck. Sementara aku masih juga belum dapat mewujudkan cita-citaku, menjadi Insinyur Pertanian. Kini aku malah menjadi Insinyur Mesin yang suka memaksakan keyword ke dalam naskah: autoblackthrouhg, black in news.

Jumlah Pembaca:
FREELANCE WRITER NEEDED
FREELANCE WRITER NEEDED

0 komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini